S
ebagai sekolah Islam, tempat ibadah adalah salah satu sarana prioritas kami, sebab kami punya prinsip, belajar dan beribadah tidak bisa dipisahkan. Sekolah tidak hanya tempat belajar tetapi membangun kebiasaan beribadah, baik itu shalat fardu maupun shalat-shalat sunnah yang lain seperti shalat dhuha, shalat tahajjud dan lain sebagainya. Shalat fardu kami selenggarakan pada shalat zuhur dan ashar secara berjama’ah maupun shalat dhuha.
Karena kami memiliki 2 kampus maka kami memiliki 2 tempat ibadah yang terpisah. Di kampus I, untuk unit pendidikan KB, TK dan SD tempat ibadahnya berupa mushola (tidak digunakan untuk shalat jumat) tetapi dipakai untuk kegiatan ibadah dan aktivitas pembelajaran diniyah seperti Al Qur’an dan Tahfiz juga pelaksanaan Ujian Level (juz 30 maupun juz 29) Dengan tempat wudhu yang bersih dan terpisah antara putra dan putri akan membuat siswa merasa nyaman
Sementara di Kampus II untuk unit pendidikan SMP kami memiliki masjid yang dinamakan Muhammad Faridun, masjid tersebut adalah sumbangsih dari seorang pengusaha Arab dengan nama yang sama dengan masjid. Di unit SMP juga telah dibentuk pengurus kemakmuran masjid dimana masjid tersebut tidak hanya dimakmurkan untuk shalat berjama’ah tetapi juga aktivitas keagamaan lainnya. Takmir menggilir para ustadz untuk bisa menjadi khatib pada saat shalat jumat. Masjid Muhammad Faridun juga digunakan anak-anak asrama untuk ta’lim muta’allim di setiap sorenya. Dilengkapi tempat wudhu yang bersih, toilet yang wangi membuat siapapun akan betah singgah di rumah ALlah ini

