Nak, dirikanlah shalat sebab shalat itu tiang agama, sesiapa yang tidak mendirikannya, maka Ia sama saja dengan meruntuhkan agama
Nak, aku tidak memberimu warisan harta, tetapi warisan iman ini saja yang bisa kuberikan, sebab Ia lebih kekal dari harta, sebab jika harta kita yang harus menjaganya, tetapi iman yang menyelamatkan kita di akhirat
Nak, lakukanlah shalat dalam keadaan apapun, walaupun cita-citamu tak terpenuhi, walau angan-anganmu Panjang, walau kesulitanmu menghadang, walau kau orang tersisih dan terpinggirkan. Shalatlah dalam keadaan apapun
Nak, tetaplah dirikanlah shalat, karena orang yang banyak masalah juga shalat, orang yang tubuhnya tidak sempurna juga shalat, orang yang dunianya menyempitkannya juga shalat
Nak, tetaplah shalat sebab orangtuamu tidak bisa menjamin surgamu, sebab shalat untuk dirimu sendiri, sebab kelak di akhirat kita berjalan sendiri-sendiri (mengurus diri kita sendiri)
Nak, tetaplah shalat meskipun dunia sudah di genggamanmu, sebab orang-orang yang beriman itu tetap shalat walaupun Ia menjadi seorang pengusaha sukses, telah terkabul seluruh doa-doanya.
Nak tetaplah shalat sebab kita adalah hamba yang bersyukur dengan seluruh nikmat Allah yang diberikannya. Kita juga perlu shalat untuk meminta pertolongan terhadap masalah-masalah kita
Nak, shalatlah sebab amal yang dihisab pertama kali adalah shalat, jika shalatnya baik maka amalan lain akan diterima. Shalatlah meskipun kamu tidak tahu arti bacaannya, shalatlah meski kamu tidak memahaminya, sebab tidak ada yang sempurna di dunia ini
Nak, shalatlah, sebab shalat itu bekal yang akan dibawa mati, shalatlah dalam keadaan lapang atau sempit
Nak, tetaplah shalat di sepanjang hidup kita saja, karena di surga sudah tidak ada lagi shalat dan kita akan merindukannya sebagaimana seorang sufi, “Bagaimana mungkin di surga kelak tiada shalat?”
