G
N
I
D
A
O
L

Mengenang Syahidah Jilbab PD Mushida Grobogan Ajak Muslimah Donasikan Hijab dan Pakaian Muslimah Lainnya

Memperingati Hari Jilbab Sedunia / Hari Hijab Internasional, PD Muslimat Hidayatullah menggelar donasi terbuka untuk penggalangan jilbab dan pakaian muslimah lainnya seperti gamis, mukena, kaos kaki, ciput (dalaman jilbab) dan lain sebagainya, donasi juga dapat berupa uang infaq dan digelar sampai 31 Agustus nanti, nantinya penggalangan itu juga akan disalurkan ke muslimah lainnya yang membutuhkan, dari muslimah untuk muslimah

 

Penggalangan seperti ini sudah pernah dilakukan oleh PD Muslimat Hidayatullah tahun 2025 lalu yang hasilnya cukup menggembirakan, semakin banyak muslimah yang memiliki kesadaran untuk menutup auratnya. PP Muslimat Hidayatullah menyadari masih ada resistensi terhadap kemerdekaan perempuan dalam mendapatkan hak-haknya, khususnya dalam hal kebebasan beragama (menutup aurat) yang sempat direnggut kebebasannya

Adalah Marwah el Sharbini, seorang ibu muda, apoteker keturunan Mesir yang tinggal di Dresden Jerman yang dibunuh di ruang pengadilan saat dirinya menggugat pada Axel W, pria keturunan Rusia, hanya karena Ia mengenakan jilbab dan dianggap teroris, Ia kemudian ditusuk di ruang siding sebanyak 18 kali tusukan yang disaksikan oleh suaminya. Sontak kasus ini menarik perhatian public, khususnya warga Mesir dan Jerman dengan mempertanyakan kembali kebebasan beragama di Eropa

Akibat peristiwa yang terjadi tahun 2009 itu, barulah dunia sadar, islamophobia masih ada di negeri-negeri Eropa, kanselir Jerman Angela Markel merasa malu dan meminta maaf atas kejadian ini, tetapi protes terus berdatangan dari negara-negara Islam dari Arab Saudi, Turki, Iran, Maroko, Mesir. Di sisi lain, Ia membuka kembali ruang diskusi tentang kebebasan beragama.

Untuk memperingati syahidah jilbab, PD Muslimah Hidayatullah menyeru para muslimah yang memiliki kelebihan pakaian untuk mendonasikan pakaian muslimahnya ke muslimah lainnya yang membutuhkan, sebab masih banyak disaksikan kaum muslimat belum menutup aurat, padahal menutup aurat bagi seorang muslimah hukumnya wajib.  Selain itu menurut Sunti Ambarwati, S.Pd ketua PD Mushida Grobogan kegiatan ini bertujuan untuk mengampanyekan kewajiban berhijab bagi seluruh muslimah di Indonesia.

Dalam situsnya PP Muslimat Hidayatullah, organisasi ini adalah sayap organisasi Hidayatullah yang memiliki peran aktif dalam menangkap isu-isu sensitif tentang perempuan dan keluarga, dengan visi membangun keluarga Qur’ani menuju peradaban Islami diejawantahkan dalam 6 visi yang tak kalah pentingnya untuk membentuk kader muslimat berkualitas, keluarga berqur’an, menguatkan pendidikan, dakwah, sosial, ekonominya hingga profesionalitasnya dan lain sebagainya

Karena itu, untuk menyukseskan program Mushida yang ada di wilayah grobogan sekaligus mengenang perjuangan syahidah jilbab Marwah el Sharbini, silakan untuk berdonasi, disamping untuk mendapatkan pahala di sisi Allah, juga dengan berjilbab perempuan tidak lagi menjadi objek kekerasan dan kejahatan lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *